cerita sex tergoda memek pembantu

2050 views

Kadang-kadang dalam pikiran saya terlintas pikiran ketika yang bisa nyicipin tubuh montok pembokat saya fantastis itu ... sudah bonar naga tidak bisa mendapatkan kompromi lagi, masalah
kecil kurus segera bangun ... Suatu hari aku lebih bersedia untuk mengubah pakaian di ruang ganti saat itu saya lupa untuk mengunci pintu ... tiba-tiba aku terkejut pembokat saya masuk
tanpa mengetuk mengetuk lagi, mungkin dia pikir kerjasama sudah lama n've keluarga saya mengenal saya daripada saya masih SD ... "Eh ..., lagi ganti baju ya ... Min" kata pembantu saya
sementara membuka pintu kamar saya tanpa rasa apapun kegelisahan ketika tanah liat aku tidak menggunakan apa-apa ... hanya tinggal CD yang Keith menulis saya. "Mbak, kata pertama dari dong
jika Anda ingin memasuki ruang ... bagaimana jika Amin sesuai Amin lagi masukkan telanjang ..." disalurkan saya padanya "Hanya apa sih mengapa Min, sudah waktu pekerjaan saya yang lama di
keluarga Amin ..., lagian'kan saat masih di sekolah dasar juga Anda seperti pake aja kalo CD di rumah ... ". Kata Tami pada saya bahwa tampaknya acuh tak acuh terhadap posisi telanjang
saya. "Mbak ... itu'kan pertama, ketika saya masih di sekolah dasar. Sekarang, kan saya yang besar ... Mbak tidak malu yah liat saya jika telanjang tidak menggunakan apa-apa ..." celetuk
asal keluar dari mulut. "Iiiihhh .... malu gapain ... lagian saya juga tidak ingin melihat ... baik yang sudah ada jika Anda ingin berganti pakaian, ya ingin ruangan beresin Anda ya
berantakan mulu setiap hari seperti kandang sapi ..." Karena dia menjawab dengan rasa yang tidak keberatan jika saya ganti baju ketika ada dia. Dengan santai aku mulai CD turunin saya
nutupin kontol saya sudah mendapatkan sedikit kenceng kecil ... Sengaja aku menangkap sekilas matanya yang tampak anggur pangkal paha saya bahwa di tumbuhin penuh kepala rambut ... "Yah
... tuh ngeliatin mulu ... dia Ms. Tami tidak ingin liat, mulu liat sekarang ... "" Siapa liat ... wong saya lagi beresin berantakan sprei benar-benar ... "ia berpendapat malu dapat
tertangkap ngelihat terhadap selangkangan saya. Akhirnya saya tinggal dia di ruang aku menjadi ruang beresin saya berantakan, di luar aku teringat seberapa baik jangan membuat dapat
nikmatin tubuh pembantu saya bahwa ini menggairahkan ... dan saya pikir dia juga tampaknya ingin tahu kontol saya bahwa ini besar ... Buktinya beberapa kali aku pergokin dia ngelirik terus
ke arah saya. Pas hari libur, hari minggu keluarga saya pergi ke rumah kerabat saya yang ingin nikahin anak. "Min ... Anda tidak ingin datang. Mama semuanya akan pergi ke pesta pernikahan
bibinya di Bandung Ami ...". Ibu meminta saya. "Ketika kembalinya Ma ..." Jawaban saya sementara ngucek ngucek mata karena bangun baru sampai ... "Mhhhmmm, ... mungkin 2 hari deh pulang
dari Bandung, lelah dong Min langsung membalas rumah ... Anda ' re-tanya kapan pulang, Anda ingin datang tidak ... atau rumah akan sendirian "tanya mama saya kembali ..." Saya pikir rumah
aja deh Ma ... abis capek ah, baik ... lagian besok Amin ada adalah peristiwa pada teman-teman Amin ... "Aku menjawab aku sementara kembali membenamkan kepalaku kembali ke bantal ..." Yah  sudah ... mama meninggalkan jalan baik baik baik Anda menjaga rumah ... jadi apa menulis sama meminta Ibu Tami yaa ... "" ... Tami Tami ... Tami ... "panggil mama" Nyah ... Ya, aku minta
maaf lagi nyuci. Kurang dengar sebelumnya Nyonya memanggil. Mengapa dia .. . "jawab Ibu Tami Sementara datang dari belakang yang ternyata sedang mencuci pakaian ... pakaian yang dikenakan  sebenarnya tidak menantang, namun karena terkena air saat mencuci ke paha dan dada seolah-olah transparan menantang ..." Tami ... Anda menjaga rumah baik bagi saya dan tuan pergi ke  Bandung "" Ya Nyah ..., "jawab saya kembali pembokat ke mama saya ... Setelah sekitar beberapa jam setelah kepergian ibu saya ... akhirnya aku keluar dari ruangan itu hendak buang air
kecil. Perlu Bro2 untuk mengetahui jarak antara tambahan saya nyuci setiap kamar mandi deket benar-benar ... ketika perjalanan ke kamar mandi, aku liat pembantu saya bahwa kemeja lagi
nyuci dengan posisinya yang membuat naga di cd aku terbangun ... Asisten Aku memakai T-shirt putih tipis karena dah lama ditambah kemeja lain kena air, secara langsung keliatan jelas
benar-benar BH cream dipake pembantu saya sepanjang paha kelancaran sudah agak terbuka karena duduknya hingga keliatan CD putih ... "Anjriiit , halus ya pembantu saya though've anak janda
satu tapi dari paha dan payudaranya masih keliatan kenceng, seperti gadis yang belum pernah pria kesentuh sama ". Saya mengoceh untuk diri sendiri sementara kencing kemudian ngelirik ke
paha mulus. Sementara kencing saya berpikir bagaimana melakukan wafel terbuka sama pembantu saya, sehingga saya bisa menjadi CD liat lamaan sedikit dan payudara fantastis itu ... pantes
banyak penjual sayur selalu suka nanyain Ms. Tami mulu jika setiap pagi ... " Mbak bagaimana berita Ani, sekarang sudah umur berapa ... Ibu Tami benar-benar bercerai pula dengan suaminya
"Iseng-iseng saya bertanya-tanya tentang hubungannya di mantan suaminya yang kini sudah bercerai, dan mengapa bercerai ... saraf Lagi pula waktu gua nanyanya seperti saya ya psikolog
menulis ...

1 (74)

"Mengapa tiba-tiba Amin bertanya tentang hal itu Mbak ... sama sih?" "Tidak ada pa pa ya kan ...?" "Anak ya tua sekarang sudah lima tahun, perceraian sama ya ya suami karena
dia ingin pengangguran nya ... baik doang. Mau bikinnya tapi tidak ingin besarin. Ya ... lebih baik ya perceraian menulis. Waktu pula ya sudah yang bekerja keras untuk mendapatkan uang,
sementara cuman suami mbak bangun, makan, berjudi sampai subuh ... malas Min punya suami pengangguran, lebih baik sendiri ... sama aja sih, "jawab pembantu saya panjang lebar, sementara
tangannya tetap membilas pakaian yang ia cuci. Di sini ia pergi ke dalam dialog nyata ... akhirnya pembicaraan bahwa saya berarti bahwa saya arahin berbicara tentang masalah hubungan
intim. "Lah ... bukannya sebaiknya memiliki suami, adik ... daripada tidak ada ..." "Ini baik dari mananya Min ... telah suami bersama tidak memiliki aja sama ah ..." "Loh perbedaan dong
ya ... "" Berbeda dari mananya Mih ... coba jelasin, aah Anda preman kayak Anda pernah ngerasain menikah dah aja Min ... "tanya hamba lelucon kecil. "Nah perbedaan lah ya ... pertama jika
masih ada suami bertanya jika lebih menginginkan untuk tinggal di suaminya untuk perceraian ya ... sekarang sudah fit lagi ingin untuk ... ingin bertanya dengan siapa ..." Jawaban saya
sementara bertujuan kalimat yang saya pergi ke hal-hal yang saya inginin. "Amin Maksudku apa sih ... jadi apa. Ngomongnya tidak membuat bingung ya dong Min ..." "Gini ya, itulah yang ya
tidak pernah mau atau miss di buahnya ..." ketika saya mengatakan jadi sementara aku turunin sedikit celana pendek saya, maka saya keluarin punya saya ngadep muka depan ... "Anda memiliki
yang sangat besar Iiih Min ... ya punya mantan suami tidak begitu besar seperti ini ..." jawab Ibu Tami melotot ke penisku yang sudah tegang super, seperti yang telah sudah diminta di
keluarin. "Kangen tidak orang-orang kontol sama ya ..." tanya Gue kembali yang telah terganggu pandangan Ibu Tami tak lepas dari setadi terus melihat penis saya. "...... Oh tidak ya tidak
tahu deh Min ..., jika sama telah dimasukkan ya punya Anda bahwa besar seperti ini. Bagaimana rasanya ya tidak bisa dicalonkan ..." "Yah ... ya benar saya tidak bertanya apa itu di sama
masuk tambang lebih besar dari mantan suami mendapat ya. Saya cuman bertanya-tanya apa ya jangan lewatkan di pria miliknya laki2 Tapi dalam hati aku sudah tahu keinginan dia ingin
ngerasain kontol saya yang super Ukuran ini ... "mmmmhhhhh ... maksud saya Ms. Tami pula ... baik ada terlewatkan masing-masing memiliki anak laki-laki ... tapi kadang-kadang ya tahan aja,
abis ya benar cerai dah di suami ..." kata Ms . Tami keliatan di pipinya memerah merasa jawabannya adalah tidak penting dari apa yang saya tanyain ke dia "" Mbak ... tidak harus saya
pegang payudara ya "" Iiihh ... Min kok bertanya sama mbak sih, minta dong di pacar Amin ... periode yang sama ya ... "" Yah ... ada pa pa sih, saya ingin begituan ngerasain di Ms. Tami
... bagaimana yang ce sama yang belum pernah memiliki anak ... mungkin juga ya ... "kataku dengan lebih dekat kontol saya lebih dekat ke mulutnya ..." iiih Amin ... memiliki Anda dalam
kontak dengan mulut ya ya ... sehingga Anda tidak gituan malu pada Ms. Tami .. . "kata Ms. dian saat mengganti posisinya sambil menghadap ke kontol saya dan ngelepasin baju dia bilas ..."
Yah tidak ada yang benar tidak tahu ... lagian itu tidak ada yang tahu, sekarang kita tidak memiliki orang-orang selain Ms. Tami padaku "jawabku sambil yakinin ke dia, begitu cinta yang
saya inginkan. "Tapi apakah keterusan baik ... maka Anda ingin di apain di ya ..." "Mbak mulutnya membuka sedikit dong, saya ingin memasukkan tambang ke mulut Ibu Tami ..." "Iih .. . tidak
ah jijik ... kali memiliki Anda masuk ke dalam mulut ya ... ya jangan pernah lakuin bersama-sama seperti ini ya mantan suami, bukan ahh ... "tapi posisinya kini bahkan terus penisku
sementara ngocok ngocok bolak-balik. "Ibu Cobain baik pertimbangkan dulu aja ya loh ... Tami lagi lollipop kemut atau es krim yang panjang" rayu saya ngarep Ms. Tami ingin memasukkan
penisku ke dalam mulut mungilnya. Akhirnya meminta saya diturutin tanpa banyak bicara lagi Ms. Tami majuin menghadapi menuju kontol saya sudah sangat tegang ke mulut kecil ... sementara
dia semut kontol saya bolak-balik, kadang-kadang di selingin menjilat menjilat yang membuat saya terus kepalanya kemudian saya tarik ke depan sampai kepala kontol saya terjebak sampai
kerongkongan Ms. Tami. "Ooooooh ... ya ya ... semut truuuus. Ennnnak benar-benar" sementara tangan memegang payudaranya saya mulai turun yang tergoda itu. Tanganku melalui kerah kemejanya,
maka segera saya Remes payudara monyet ... ya tangan Tami juga berpikir sama tidak ingin kehilangan saya. Dia bahkan lebih ngedorong pantat saya dengan tangannya terjebak hidungnya di
rambut kemaluan saya ... Karena kurangnya tempat yang tepat untuk melawan dan saya mengundang Ibu Tami ke tengah ruangan sementara penisku cara ngemut ke ruang tengah . Ketahuilah Ms. Tami
merangkak seperti seks anjing-lapar tidak ingin lepas dari penisku, merangkak berjalan ngikutin jejak saya mundur ke arah ruang tamu. Aku liat mulut kecil sekarang diisi penisku ...
tangannya sambil meremas payudaranya diperas sendiri ... "Mbak Tami pertama lepasin penisku dong, pertama kali membuka pakaian Ms. Tami. Ms. Entarkan juga nikmatin sepenuhnya punya saya.

1 (73)
.. "" ... Min. telah kamu mengerikan ... ya memikirkan jijik pertama jika ce liat ngemut pria miliknya ... ehh ternyata sukacita Ko Ko adiktif Min ... "Dengan cepat, Ms. Tami membuka
Seluruh kemeja dan rok yang telah direndam dengan air ... Wooow, pemandangan memang sangat indah ... kini di depan saya adalah seorang wanita yang menutupi telanjang tanpa busana ...
berjalan ke arahku dengan posisi doggie style Ibu Tami masukkan kembali penisku ke dalam mulut mungilnya. Bisa jelas saya payudara liat gelantungan dan potongan pantat begitu padat, yang
telah sudah banyak membuat kontol saya inginkan penasaran di selipin antara potongan itu ... bunyi nafas Ibu Tami semakin membara didorong seiringin dengan nafsu yang memiliki dikubur di
dirinya. Sekarang bangun dan mendapatkan seks yang memuaskan selama ini dia tahan tahan. Sementara Ibu Tami ngemut kontol saya, saya meremas payudaranya menantang kadang-kadang aku
memeluknya ternyata MQ sudah banjir oleh kesenangan cair. Aku menusuk menusuk jari tengah saya ke dalam vagina sampai Ms. Tami ngeluarin mendesah sambil memeluk pantat saya ... "Mmmmhhhhh
... .. ooooooohhhhhh ......" mendesah sehingga menambah saya untuk mendapatkan tusukan cepat menusuk kenikmatan liang cepat . "Min ... ..OOooooohhhh .... Min Min ... baik ... baik ...."
Sigh Ms. Tami benar-benar membuat lebih terangsang ... tusukan jari poke saya menyodok lebih insentif ... " Aaaaaahhhh .... Amiiiinnnn .... Ooohhhhh Ammiiiinn ... mbakkkkk ...., mmmmbbaa
... .. klllluuuaar ... "bersama dengan Ibu Tami menghela napas panjang, Ibu Tami akhirnya mencapai puncak ekstasi terasa di jari tengah ladang saya menyodok lubang ke nya waktu MQ Ms. Tami
menyemprot cairan kenikmatan .... Karena Ibu Tami telah mengalami organisme pertama, maka Gue tidak ingin dahulu. Irama Sodokkan penisku ke mulut Ibu Tami mempercepat berkali-kali sampai
aku mulai mendesah bahwa menandakan saya akan menyemprotkan sperma ... "Mbak, Amin akan kkkkelllluaaar .... aaaaahhhh .... lipo suction cum ya ... Amin .... "kataku Ms. Tami sambil
memegang kepalanya untuk mengubur penisku ke dalam tenggorokan. Tapi Ibu Tami meronta-ronta tidak ingin aku keluar sperma di mulutnya ... rontahan sia-sia Ms. Tami, Sperma saya akhirnya
keluar ke penuh di mulut. Crroooot .... Crooot ... crooot ... akhirnya Gue berulang kali disemprot air mani saya di dalam mulut Ibu Tami. Meskipun pada saat itu Suster Tami tidak ingin
menelan sperma saya tapi saya memaksanya untuk menelannya dan saya menikmati sperma segar. Posisi Ibu Tami masih sama seperti sebelumnya, tapi sekarang kakinya seperti kehilangan kekuatan
untuk menahan berat mengalami kenikmatan ... dari antara bibirnya mengalir sisa sperma yang menjilat kembali. Ibu Tami tubuh kini terbaring tak berdaya tapi menampilkan sosok wajah yang
penuh dengan kepuasan bahwa selama ini dia tidak mendapatkan. Melihat ekspresi wajahnya membuat saya kembali lebih nafsu ... karena dari awal saya pikir hanya pemanasan

Recent search terms:

  • Cerita ngentot di kandang
author