cerita sex tante muda yang butuh sex

1535 views

Nama saya Indra, dan cerita ini ketika ia berusia 18 tahun. Keyogya pergi kuliah ketika saya bertemu dengan bu langsing dan suaminya Jerry pack. Bu langsing adalah mantan SMP saat guru pertama. Setelah berbicara panjang lebar mereka menawarkan saya untuk tinggal di tempat selama saya kuliah mereka. Setelah menerima izin dari orang tua saya, saya akan menerima tawaran jenis mereka karena saya tidak punya teman diyogya.

Setelah sebulan tinggal bersama aku tahu bahwa Jerry paket yang bekerja di luar pulau sering meninggalkan, sementara dua anak lebih memilih untuk tinggal dengan neneknya dikalimantan untuk pendidikan dasar mereka menyelesaikan tujuan itu. Saya sering melihat setelah dia bu melamun langsing mengajar di sekolah-sekolah. Bu langsing terlalu sering cerita Namaku Indra, dan ini adalah cerita saya ketika saya berumur 18 tahun. Ketika dia pergi ke Yogya untuk kuliah aku bertemu dengan Mr Bu langsing dan suaminya Jerry. Bu langsing adalah mantan SMP saat guru pertama. Setelah berbicara panjang lebar mereka menawarkan saya untuk tinggal di tempat mereka bagi saya di perguruan tinggi. Setelah menerima izin dari orang tua saya, saya akan menerima tawaran jenis mereka karena saya tidak punya teman di Yogya.

Setelah sebulan tinggal bersama aku tahu bahwa Pak Jerry yang bekerja di luar pulau sering meninggalkan, sementara dua anak lebih memilih untuk tinggal dengan neneknya dikalimantan untuk pendidikan dasar mereka menyelesaikan tujuan itu. Saya sering melihat Mrs. langsing melamun setelah dia dari mengajar di sekolah-sekolah. Bu langsing terlalu sering cerita panjang lebar kepada saya tentang kesepian di rumah selama ini. Dan aku selalu menjadi pendengar yang baik.

Balik bahwa saya menunjukkan sikap yang baik, ada terpendam keinginan sejak SMP dan tumbuh lagi sejak bertemu lagi dengan Ibu Denok sekarang. Junior pertama kali aku paling bersemangat ketika belajar Bu langsing, selain cara yang baik untuk mengajar bahwa saya bisa mengintip bra yang ia gunakan. Antara kancing dada dan kerah leher kesenjangan yang sering terbuka, jadi jika diamati dengan hati-hati, salah satu pasti bisa melihat pakaian yang ia gunakan. Dan selama penagamatanku Bu langsing selalu memakai bra warna Hitam.

Itu selalu makan setiap mata pelajaran. Bahkan saya selalu memperhatikan gerak-geriknya selama sekolah. Saat itu ia berusia 31 tahun, dengan wajah putih dan bentuk tubuh yang menawan membuat saya selalu membuat sebuah objek utopis jika masturbasi. Sekarang di usia 36 ke tdak terlihat ketika Mrs. langsing sudah memiliki 2 anak yang memiliki SMP. Bahkan, saya pikir dia terlihat lebih menarik, terutama di bagian pinggul dan dada ukuran 36 B kurva semakin terbentuk. Itu semua karena program BL yang diikuti setiap hari Senin dan Kamis sore.

Pada awalnya saya hanya membayangkan tubuh langsing Mrs. ketika ia masturbasi. Kemudian aku melakukannya sambil memegang CD dan bra hitam milik Bu langsing, sampai akhirnya aku berani menguping jika Pak Jerry kembali ke rumah dan bercinta denagn Bu langsing. Saat ia mendengar desahan dan erangan erotis dari ruangan, tangan dingin mngocok yang cukup besar batang penis. Dan ketika keluar membersihkan dengan CD atau BH Bu langsing dicuci besok.

1 (109)

Akhirnya muncul niat saya untuk mencicipi lubang vagina Bu Denok tentu sangat tikar dan dipelihara. Aku melakukannya setelah 4 bulan tinggal di sana, kemudian Kamis dan suaminya telah meninggalkan seminggu. Aku menunggu di ruang sambil membayangkan "malam pertama" yang akan ditempuh bersama-sama Bu langsing. Ketika dia pulang dari BL aku membuka pintu rumah.
"Sore ndra .. rumah baru?" Dia mengatakan ramah dan tersenyum padaku.
"Ya Bu .. hanya menulis" jawabku sambil mengangguk.
Lalu ia pergi kedapur membuat segelas susu dan menempatkan data-data meja makan. Kemudian ia pergi ke kamar mandi. Ketika ia mengambil mandi, saya menempatkan tidur bubuk yang saya beli di apotek ke dalam susu untuk diminum.

Sekitar 45 menit kemudian Bu langsing keluar dari ruangan, ia menggunakan bunga gaun biru rumah dengan panjang lutut tanpa lengan dengan belahan dada agak rendah, sehingga jika dia membungkuk payudaranya yang indah akan tampak jelas bagi saya. Setelah mengambil susu di atas meja dia duduk dengan saya menonton TV di ruang tamu.
"Apa kabar ndra?" Tanyanya sambil minum susu.
"Biasa Bu .. politik tidak habis-habisnya" kataku, mencuri pandang keketiaknya.
"Ayah tidak disebut?" Dia bertanya lagi, finishing di segelas susu.
"Tidak Bu, mungkin masih ngelonin istri baru" Candaku.
"Nakal ya .." dia dimarahi sambil mencubit pinggang.
Aku tidak menghindar karena dengan itu aku bisa melihat belahan dada yang tampaknya ingin melompat keluar dari gaun tidur.

Sekitar 5 menit kemudian Bu langsing mulai menguap dan kepala mulai jatuh karena sangat mengantuk.
"Ibu ndra tidur pertama .. Tidak tahu mengapa benar-benar mengantuk hari ini" Pamitnya.
"Mungkin itu kekuatan terlalu diforsir Bu" kataku sambil tersenyum.
Bu kemudian memasuki ruangan dan menutup langsing. Setelah 10 menit menunggu aku mulai beraksi, mengetuk pintu pelan tiga kali dan kemudian disebut namanya, tak ada jawaban. Saya ulangi sekali lagi tidak ada jawaban, aku berbalik pegangan dan membuka pintu sangat lambat dan ditutup dengan keras. Bu langsing tidak bereaksi di atas kasur.

Aku melihat jam, 18:13 masih banyak waktu berpikir. Aku naik kasur dan aku melihat wajahnya, cantik. Aku mencium bibirnya dengan lembut, kemudian wajah kujilati mendapat basah dan kemudian mencium turun kelehernya. Aku mengusap lehernya dengan menjilat dan jerami menjadi merah. Setelah puas dadanya aku menjatuhkan kepalaku, meskipun masih berpakaian lengkap tapi aku bisa merasakan kelembutan indah sepasang payudara. Kedua tangan secara perlahan namun pasti memenangkan kedua bukit kembar dan mengusapnya dengan lembut sementara kepala di bawah keselangkangnnya. Di balik kain daster aroma feminin dari sangat merangsang.

Aku menghirup cukup dari aroma memabukkan, sehingga meremas-meremas yang melakukan kepayudara Bu langsing kasar dan tak terkendali. Tarik napas saya semakin berat sebagai keinginan semakin bersemangat. Lalu aku membuka semua pakaian mnelekat ke dalam tubuh saya, dan menutup mata dengan kain. Setelah itu saya membuka daster yang dikenakan oleh Ibu langsing kemudian mengatur posisi tubuh, kedua tangan di atas kepala dan kaki terbuka lebar. Kemudian kain kubvka meliputi mata saya, adegan erotis dan menantang segera terlihat di depan saya. Bu tubuh langsing yang terbaring lemah dan tak berdaya kini hanya ditutupi oleh bra hitam di payudaranya yang gemuk dan merah muda CD menggembung di bagian selangkangan. Penisku tegak ke atas bersiap-siap untuk perang.

1 (108)

Aku mendekati tubuh ditumpangkan Bu Denok berbaring lemah dan pasrah itu. Aku mencium payudara yang tidak tercakup BH, kemudian menyusup ke tangan BHnya dan meraih salah satu puting dan kemudian memutar-milinnya. Dengan semakin memburu napas kusingkap BHnya langsung ke atas sehingga kedua payudara membengkak ke depan seakan mengundang saya untuk menikmatinya. Saya mencium payudaranya dan kukulum, kusedot dan bit-menggigit putingnya sampai memerah. Setelah itu saya melirik selangkangannya, CD merah muda Bu langsing dapat menutupi beberapa helai rambut hitam mencuat dari bawah CD. Aku memegang keinginan itu karena aku ingin menikmatinya saat Bu langsing mulai menyadari kemudian.

Aku meraih kedua payudaranya diperas diperas keras lalu saya menempatkan penisku antara sepasang susu yang indah. Lalu aku mulai bergerak pinggul saya maju mundur, itu lezat sekali meskipun tentu saja tidak masuk bore senikmat jika vagina batin saya. Perlahan tapi pasti rasa awal yang lezat di atasku, napasku mulai napas dan mendesah yang keluar dari mulut saya tanpa diminta. Butir-butir keringat semakin mengalir, langsing Bu kukulum bibir sejenak dan kemudian saya pergi kembali genjotanku tanpa kenal lelah. Aku melihat Ibu tubuh langsing mulai mengguncang karena gerakan yang lebih parah.

Sekitar 10 menit berlalu dan aku lelah menahan, saya memutuskan untuk segera menghapusnya. Kupercepat gerakan yang lebih hip dan semakin kurapatkan kedua payudara. Rasa yang tak terlukiskan kenikmatan menjalari batang penis dan mulai menyebar ke seluruh tubuh saya. Cairan putih kental dari kepala penisku dan membanjiri permukaan tubuh Bu Denok yang indah berbaring diam. Kukocok penisku sementara memuntahkan cairan sperma kewajahnya, mendesah-desah nikmat keluar dari mulut saya.

Setelah selesai saya beristirahat sejenak, menatap tubuh langsing Ibu yang hanya ditutupi oleh CD saja. Lalu aku mengambil kain dan air hangat yang sudah kupersiapkan, membersihkan setiap bagian tubuhnya yang terkena semprot sperma saya. Setelah saat ciuman-ciuman dan kupasangkan lagi BHnya, kemudian aku mencari pakaian lemari kubongkar digunakan Bu Denok ke sekolah. Setelah Anda dapat kupakaikan tubuhnya. Samar-samar terlihat sama sekali jika pakaian adalah bentuk yang sangat indah kurva saya kagum. Lalu aku menunggunya Bagun saat bermain payudara yang indah.

Aku duduk di sampingnya sementara Mrs. langsing mulai membuka matanya. Cahaya tampak mata menyilaukan, aku melihat dada terbuka. Penisku perlahan tapi pasti kembali mengeras melihat erotis.
"Jam berapa ndra?" Tanyanya sambil mengusap matanya.
"10 melalui 5 aku berkata" Sementara mata saya terus menatap pergi ke bagian dadanya.
"Huuaah .. masih malam toh .. lagi melakukan Anda" dia dimarahi karena ia mengulurkan tangannya, payudaranya secara otomatis mencari BHnya. Dan yang membuat saya lupa diri.
"Sekali lagi liat ini Bu .." Tanganku meremas salah satu payudaranya yang montok.
"Jangan kurang ajar kamu ya" bentaknya, menyikat tanganku dan menutupi dadanya yang telanjang.

Saat ia mendekati saya mengatakan kepadanya semua saya hanya lakukan sebelumnya. Wajahnya memerah karena kaget dan tak percaya. Tiba-tiba saya langsung memeluknya, dan mencium bibirnya. Hampir tidak ada, aku berbaring tubuhnya menaiki tempat tidur dan kuhimpit dengan tubuhku. Aktifitasku mengatakan tidak lebih, berciuman dan miliknya.
"Jangan ndra .. Ini adalah dosa" Pinta Bu Denok lembut.
Tapi aku terus menciumnya, tangan saya mulai menyusup berlawanan kemeja Bu langsing. Bu langsing dibelokkan, dengan sedikit gerakan aku berhasil menepisnya dan terus merayap di sampai menyentuh payudara Bu Denok masih terbunkus BH. Aku lembut meremas payudaranya yang montok. Bu napas langsing, saya terus menekan lupa berciuman terus miliknya. Aku berbalik ciuman saya ke lehernya. Bu langsing kembali mnedesah, jari-jari saya mulai kepunggungnya nerayap, dan terus melepas tali BHnya.

"Sukses" Pikiran saya. Bu Denok bentak.
"Kita tidak harus melakukan ndra ini" sambil mendorong ke samping.
"Seharusnya tidak pula .. tapi .."
Aku kembali merangkul Bu langsing, kali ini mencium lebih keras daripada yang pertama. Mulai dari bibir ke telinga terus menjalar ke lehernya. Jari saya melanjutkan aksi lagi menarik BH terus meremas, memutar putingnya. Bu langsing dan tampak pasrah mulai panas dengan kuterapkan permainan. Aku mengangkat tubuh Bu langsing dan membuka baju dan BHnya, jadi saya akan. Bu langsing terlihat kagum pada penisku. Aku ulang aksiku, kali ini ciuman kuarahkan ke payudaranya. Bu menggeliat langsing, apalagi satu sisi menyentuh payudaranya lagi. Kami berdua telah bermandikan keringat, tangan Bu langsing menjambak rambut saya.

Permainan saya mulai merangkak ke bawah jari-jari saya dan mencoba untuk menyusup rok berlawanan dan celana. Bu langsing tidak lagi dibelokkan. Jari saya menyentuh alat kelamin rambut dan menggosok jari-jari saya di sekitar vagina Bu langsing. Bu mendesah panjang langsing dan membenamkan kepalaku kepayudaranya saya, untuk mendapatkan lebih banyak kenikmatan. Setelah beberapa saat, berciuman mulai merangkak ke bawah sampai kebatas vagina rambut sedikit terbuka. Saya kemudian dilucuti rok telanjang dan celana dalam, jadi saya akan. Aku kembali kagum melihat tubuh telanjang Ibu langsing. Payudara putih padat berisi dihiasi puting coklat kemerahan berwarna. Sementara vaginanya dikelilingi oleh rambut kemaluan lebat.

Aku kembali beraksi, kali ini daerah tujuan saya kanal vagina. Aku mencium dan menjilat sedikit menonjol di sekitar liang vagina dapat disebut kloritas. Setelah ciuman panjang kembali, menyebarkan tangannya menutupi payudaranya. Terus menjilati tubuhnya dan akhirnya mnedarat lagi di bibirnya. Penisku dengan vagina mulut Bu bentrok langsing. Hal ini menyebabkan penisku ingin dimasukkan ke dalam tempat. Aku mengatur posisi dan melebarkan kaki nya bo langsing.
Bu langsing bangun dan berkata, "Kami sudah terlalu jauh .. tidak terus"
Aku tidak lagi peduli dengan kata-kata Mrs. langsing karena itu jiwaku telah ke atas. Saya kembalimeraih Bu langsing dan miliknya, kali ini lebih lidah bergoyang-goyang kekerasan di mulutnya.

Bu langsing tidak bisa berbuat apa-apa dan kembali larut dalam kenikmatan-. Penisku sudah gatal untuk masuk vagina Bu langsing. Aku mengambil posisi yang tepat, penisku mulai memasuki pintu kewanitaannya. Seperti perawan, penisku sering melenceng memasuki vagina Bu langsing, aku terus berusaha dan akhirnya mendapat juga batang Vagina keliang vaginanya Bu langsing. Bu mendesah panjang langsing dan tubuhnya bergetar.
"Mat Gila .. sangat kaya tidak memiliki anak menulis" pikirku.
Bu langsing agak tenang dan penisku telah datang sedikit demi sedikit. Akhirnya semua batang kejantanan tenggelam di lubang senggama Bu langsing. Aku menggoyangkan pinggul saya sehingga batang kejantanannya di lubang senggama Bu langsing. Cepat dan lebih cepat, langsing Ibu mendesah sambil menyebut namaku. Kami berdua berkeringat meskipun cuaca pada saat itu adalah dingin yang besar dan kuat.

1 (107)

Erangan panjang dengan cairan memukul batang kejantanannya hangat masih didalamliang Bu Denok hubungan seksual. Rupanya Ibu langsing telah mencapai orgasme, saya tidak tinggal diam dengan mempercepat gerakan batang kejantanannya keluar hubungan diliang Bu langsing.
"Ini adalah waktu" Pikiran saya.
Puncak kenikmatan saya akhirnya datang, muncrat sperma saya di liang senggama Bu langsing bersama dengan cairan hangat yang kembali menyiram penisku, Ibu ternyata kembali orgasme langsing. Malam dilanjutkan dengan Ibu orgasme langsing beberapa kali, sampai akhirnya kami kelelahan dan tertidur.

Keesokan paginya, Ibu terbangun langsing pertama dan langsung ke kamar mandi. Sesaat kemudian aku terbangun dan mendengar percikan air dikamar dan mengetoknya, Bu langsing membuka pintu kamar mandi. Kembali Saya sangat kagum pada Mrs. langsing telanjang dengan rambut basah. Gairah memuncak kembali, aku masuk dan langsung merangkul Bu tubuh langsing.
"Mandi dulu dong" Pinta Bu Denok manja.
Saya akan menuruti ajakannya kemudian mengguyuri saya dengan air. Beberapa waktu setelah itu saya busa tubuh saya dengan sabun cair. Bu langsing membantu, sebaliknya ia menyabuni batang kejantanannya kembali tegak.

Bu langsing malu telah menghilang, dia mengocok-ngocok batang kejantanan lembut. Rasa lezat, dan hampir klimaks aku melepaskan tangan Bu langsing seperti belum. Ibu ternyata saya menyabuni langsing, pertama kedua tangan dan kedua kaki. Kedaerah penting tiba, aku berdiri di belakang Bu langsing terus merangkul dan menyabuni payudaranya dengan tangan saya. Bu langsing terdengar mendesah. Usapanku bawah melewati perut hingga keliang senggamanya. Aku mengusapnya dengan lembut kembali. Busa hampir menutupi liang senggama Bu langsing, kali ini Mrs. merintih langsing nikmat. Setelah puas aku mengguyur kedua tubuh kami masih merangkul.

Aku berbalik dan kami saling berhadapan. Bu langsing kemudian mencium bibirku, aku menjawab dan kemudian ada french kiss yang mengerikan. Tangan kami pun tidak tinggal diam, aku menyentuh payudara Bu langsing dan ia menyentuh batang kejantanannya perkasa yang masih berdiri. Setelah beberapa waktu, Mrs. panduan langsing batang memasuki kedewasaan lubang senggamanya. Menyebar kakinya batang kejantanannya dengan kembali memasuki lubang senggama Bu langsing. Bu langsing membungkus tangannya di leher saya dan kemudian saya memegang Mrs. langsing dan bersandar ke dinding kamar mandi.

Setelah itu saya kembali ke menggoyangkan pinggulku yang membuat kedewasaan keluar dari lubang senggama Bu langsing. Akhirnya sperma keluar dan membasahi seluruh lubang dinding hubungan Bu langsing. Ternayata dia belum mencapai klimaks, untuk membantu saya menjilat lubang senggama Bu langsing. Bu jeritan kecil langsing dengan apa yang saya lakukan, Bu Akhirnya langsing cairan eject dari lubang dengan baik dan senggamanya pas di wajah saya. Bu terkulai langsing nikmat, aku mengguyuri kembali tubuh kami berdua.

Saya dan Ibu langsing selesai mandi, dan telah mengenakan pakaian mereka.
"Lain kali .. aku minta lagi ya sayang" bisikku sambil tangan menelusupkan bawah kemejanya.
"Set aja" desahnya manja.
Kemudian Ibu langsing pergi bekerja dan aku pergi ke perguruan tinggi. Pokoknya untuk tugas Sir Jerry keluar pulau, aku membawanya untuk memenuhi keinginan biologis Bu langsing di tempat tidur.

author