cerita sex merasakan memek perawan part 1

877 views

3 preman itu tidak mabuk meskipun minuman mereka karena minuman berakoholnya hanya sedikit air dan lebih. Maklum tidak preman modal. 2 preman lain tertawa dengan licik melihat Nirmala
sudah tak berdaya.
"gila ,, jelas nih ape mimpi gadis layang kemarin ,, ,,".

"jika saya masih mimpi ketiban durian ,,".
"udeh benar-benar berisik lo Bedua Bedua lo ,, memperbaiki jaket terbuka ,, ya gadis".
"Oke bos,,". Salah satu preman menarik ritsleting jaket Nirmala ke bawah sambil memegang kaki terakhir preman agar Nirmala tidak menendang lagi. Preman ditugaskan untuk membuka jaket
ritsleting jaket sangat terkejut ketika Nirmala sudah terbuka untuk perutnya.
"ni ,, gadis gila hanya mengenakan jaket doang tidak menggunakan pakaian ,, ,, mati bos".
"ah ,, ,, Jo bener lo", bos preman Nirmala juga menutup mulutnya dengan tangan kiri dan tangan kanannya bergerak menyusup ke dalam jaket lurus dan meremas ketat Nirmala meninggalkan
payudara Nirmala.
Ekspresi wajah menunjukkan bahwa rasa sakit Nirmala Nirmala karena ketat preman bos pemerasan di payudara kirinya. Nirmala preman kaki memegang tidak bisa berdiri hanya melihat kaki dan
paha Nirmala putih mulus tanpa cacat. Jadi preman mengelus paha Nirmala dengan tangan kanannya. Kemudian tangan preman yang terus bergerak naik ke pangkal paha Nirmala.
"die juga tidak menggunakan celana istana ,, bos kayaknye mati emang udeh siap bos ni kacau ,,".
"yaude ,, lepasin jaketnye, biarkan ni Jo ,, ,, semua gadis telanjang".
"Oke bos,,". Preman ketiga begitu ceroboh bahwa otak Nirmala pergi bekerja untuk melarikan diri dari 3 preman. Nirmala mendorong kepalanya ke belakang sehingga untuk menghadapi bos preman.
"aarrgghh ,,", preman bos langsung dari Nirmala memegang hidungnya hampir rusak karena memukul bagian belakang kepala Nirmala. 1 preman sudah off, dua lagi untuk pergi. Nirmala mengangkat
kaki kanannya sehingga lutut Nirmala langsung memukul dagu preman memegang kakinya. Preman langsung jatuh bergulingnya mundur. Masih 1 preman berdiri. Nirmala menekan preman yang telah
bertugas dengan melucuti jaket Nirmala. Meskipun tinju Nirmala lemah, tapi mampu membuat preman juga jatuh di belakang karena preman yang berjongkok dengan sedikit berjinjit. Nirmala
segera mengambil langkah-langkah 2000 dari tiga preman yang sakit dan berteriak minta tolong. Ada orang keluar dari warung, Nirmala berlari ke arahnya, ia berlari, Nirmala menarik
ritsleting jaketnya lagi sehingga payudaranya ditutupi oleh jaket.
"silakan Pak ,, ,, saya ingin diperkosa," kata Nirmala sambil bersembunyi di balik orang itu.
"Di mana dek ,, yang ingin merkosa ,," kata pria itu sambil pinggul seperti juara. 3 preman yang muncul di depan saudara pemilik toko dengan napas terengah-engah mereka. Nirmala merasa
pemilik toko kecil yang tenang melihat kakak tampaknya tidak takut menghadapi 3 preman.
Tiba-tiba, trio preman itu langsung dipindahkan ke bagian belakang adik pemilik toko dan menangkap Nirmala.
"silakan Pak ,, saya ,," pinta Nirmala dengan wajah sedih. Abang pemilik toko tampak kembali.
"ah ,, ,, betiga lo sudah parah Saya suka minuman ,, bahkan tidak mengajak saya akan cocok merkosa gadis ,,", kata-kata yang keluar dari mulut sang kakak membuat tersamber pemilik toko
Nirmala seperti kilat.
"gimane Din akan mengajak lo ,, ,, mati aje kabur".
"cara untuk melarikan diri?".
"noh ,, karena Narjo terbuka jaketnye akhirnya ,,".
"bukan salah satu dari bos saya ,, karena Baik ,, megangin kakinye tidak bener ,,".
"lo ,, ,, bos aje baik juga satu hari ,,".
"udeh udeh ,, ,, ,, kite mulai memperbaiki aje ngerjain ni ,, gadis ,, nyang seperti malaikat ini".
"juge ape kate Ko Yo lo ,, ,,". Akhirnya, nama mereka terungkap juga. Bos preman bernama Hari, sang kakak bernama Taryo pemilik toko, preman yang memegang kaki Nirmala disebut bagus, dan

1 (82)
preman yang terakhir bernama Narjo.
"kabur lo melakukan sebelumnya ,, ya?!", tamparan mendarat di pipi kanan Nirmala.
"udeh ,, ya gadis layang telanjangin aje kapuk ,, ,, biarkan aku mati". Dalam sekejap, jaket Nirmala telah dibuang oleh hari.
"cor ,, bodynye bohay benar ,," kata Narjo.
"tuh liat memeknye kayaknye ,, ,, ,, perawan".
"Maksudku merawanin bahwa ,," kata Udin.
"lezat aje lo, Din..gue bosnye sini ,," jawab Day.
"tapi itu kios ,, aku ,," kepadanya: Udin tak mau kalah.
"yaude lo merawanin ,, ,, tapi layang-layang minuman gratis warung lo kamu satu minggu ,," kata Hari.
"sip dah ,, nyang penting bisa merawanin gadis ,,".
"Jangan memperkosa saya ,," pinta Nirmala, air matanya yang mengalir keluar.
"Diem lo lo !! ntar juga baik ,,", ejek Baik.
"layang-layang taro aje di bangku meskipun lebih enak ,," usulan Narjo.
"bener juga lo Jo ,,". Narjo & Bagus mengangkat tubuh Nirmala Nirmala dan dimasukkan ke dalam kursi kayu panjang biasanya ditemukan di warteg. Nice & Narjo mengangkat kaki ke atas sehingga
vagina Nirmala Nirmala adalah di tepi ujung bangku benar-benar terkena sangat jelas.
Hari duduk di ujung bangku, ia memegang kedua tangan Nirmala sambil menikmati kelembutan bibir Nirmala yang tipis dan lembut. Nirmala tahu apakah dia tidak bisa melakukan perlawanan lagi
karena kali ini dia benar-benar tak berdaya. Nirmala tidak tahu apa yang akan terjadi di vagina karena matanya tertutup Hari leher.
"Aku menjilat ah ,, ,, memeknye ingin mengetahui kera perawan manis tidak ,, hehe ,," kata Udin. Udin berjongkok di depan vagina Nirmala dan menatap pemandangan indah di depannya seperti
seorang detektif yang memperhatikan untuk menemukan bukti.
"tidak ade bulunye lagi ,, jadi ,, aku napsu menambahkan," kata Udin.
"Cepat lo udeh Din ,, ,, ,, ntar gilirannya", kata hari lalu Hari ini terus melumat bibir Nirmala lagi.
"lo pasien tengkuk ,,". Udin membelai paha mulus menyentuh pangkal paha Nirmala Nirmala. Udin kemudian mendekatkan wajahnya ke dalam vagina Nirmala. Udin tumbuh nafsu makan setelah melihat
bentuk vagina Nirmala masih aroma yang sempurna dan alami dari vagina Nirmala diperlakukan dengan baik oleh Nirmala.
Udin menyapu bagian bibir vagina Nirmala dari bawah ke atas dengan sapuan tunggal saja. Nirmala menggelinjang karena Udin sapuan lidah seperti sengatan listrik berjalan melalui tubuhnya.
Kemudian, Udin Nirmala menggelitik klitoris dengan lidahnya.
"mmmffhh ,,", desah Nirmala menahan Hari bibir. Nice & Narjo tidak hanya memegang kaki Nirmala saja, tapi masing-masing dari mereka juga 'memegang' dan meremasi payudara Nirmala. Udin

1 (81)
Nirmala vagina terbuka bibir sehingga dia bisa melihat bagian dalam vagina Nirmala yang terlihat sangat menggiurkan karena itu merah. Lidah Udin telah terselip di dalam lubang vagina
Nirmala. Udin membenamkan kepalanya ke selangkangan Udin Nirmala sehingga bisa menempatkan lidahnya jauh ke dalam vagina Nirmala. Nirmala ditolak, tapi dia tidak dapat menyangkal dirinya
yang dengan senang hati menerima Udin serangan lidah.
"nnggffhh ,,,", suara teredam erangan Nirmala masih bibir Day. Tubuh Nirmala menjadi tegang karena dia sedang mengalami orgasme.
"ssuurpp slluurrp ,, ,," Udin tidak menyia-nyiakan satu tetes cairan vagina Nirmala sampai ada jejak.
"gimane Din?" tanya Baik.
"maknyus ,, ,, mengerikan manis 'n gurih ,," jawab Udin.
"namanye juga memek perawan ,," kata Narjo.
"lo ternyata Din ,," kata Hari.
"okeh ,,". Hari & Udin bertukar posisi. Mereka bergantian menjilati vagina Nirmala sampai setiap dari mereka telah mencicipi Nirmala cairan vagina. Nirmala sudah pasrah karena energi habis
setelah 4x orgasme. Sekarang, dihadapkan dengan vagina Nirmala Udin lagi dengan celana sudah berkurang sehingga penis Udin dibebaskan dari kandang.
"akhirnye ,, ****** saya bisa ngerasain memek perawan juga ,," kata Udin. Udin telah sangat bersemangat untuk segera menyodorkan penisnya ke dalam vagina Nirmala.
"hoi !!", teriak seseorang. 4 orang berbalik ke arah sumber suara yang mereka dengar.
"siape lo?!", tanya Udin.
"jangan diganggu dia !!", teriak pria itu. Udin bergegas memakai celana lagi.
"mao kehormatan lo?". Nice & Narjo melepaskan kaki Nirmala dan maju bersama Udin ke arahnya sementara kaki dan tangan hari ini dengan tali Nirmala Rafiah hari diambil dari Udin warung.
"lo semua ,, jangan ganggu tuh cewek !!", kata pria itu.
"oh ,, mao kehormatan lo lo yee ,," kata Hari yang bergabung Udin, Nice, dan Narjo.
"nyari mati mati ,, kite matiin aje ya ,, biarkan layang-layang bisa bercinta perawan ,,".
"Gus Jo ,, ,, ,, Bedua depan lo ya Champ mengalahkan ampe mampus kemaleman ,," Hari perintah.
"Oke bos ,," jawab Baik & Narjo maju lebih dekat dengan orang itu. Pemogokan pertama yang baik, ia mengangkat tangan kanannya ke arah pria itu. Pria itu menangkis dengan tangan kanannya,
kemudian langsung menggebrak bagus cepat. Meskipun hanya 1 kali tendangan, Bagus langsung membungkuk, memegangi perutnya dan meringis kesakitan. Narjo menyerangnya dari belakang untuk
membuang pukulan.
Tapi, pria itu dengan cekatan berkelit kiri dan kemudian pindah siku tangan kanannya ke perut Narjo. Narjo sakit langsung dari pukulan siku begitu kuat. Pria itu segera melakukan tendangan
berputar ke belakang dan wajah Narjo sehingga Narjo segera dilempar ke samping.
"sialan lo !!" Hari & Udin langsung menyerang pria itu. Namun sepakannya masih melayang dua langkah saja, Udin dan Hari langsung kesakitan.
"hati-hati lo kamu ,, !!", sedangkan Hari ancem jelas. Udin, Bagus, dan Narjo juga berjalan sangat cepat. Pria itu mendekati Nirmala tidak berpakaian dan tidak berdaya karena kaki dan
tangan terikat ke bangku.
"lo apa-apa?", kata orang itu sambil membuka ikatan di kaki dan tangan Nirmala.
"terima kasih ,," jawab Nirmala masih lemah.
"Aku mengenakan jaket ya ,, ,,", pria mengenakan jaket setelah Nirmala Nirmala duduk di bangku.
"Terima kasih Mas ,,".

1 (80)
"kenalin Eno ,, nama saya".
"Nama saya Nirmala ,,".
Ternyata, Eno adalah sabuk hitam Taekwondo sehingga tidak heran dia mengalahkan empat orang yang sangat mudah meskipun tidak mendekati Eno menghadapi kata sedikit pun tampan.
"lo Malem Malem lakukan di sana?".
"Saya hanya dateng dari desa Mas ,,".
"oh ,, pantes aja ,, ,, wajah polos masih berlanjut hari ini di mana celana Anda? era tidak menggunakan celana seperti ini ,,".
"Mas ,, tidak tahu".
"yaudah ,, lo memakai celana training saya menulis ,," kata Eno menyerahkan celana training, ia mengambil dari tasnya.
"Mas ,, terima kasih".
"lo mau kemana sekarang?".
"mm ,, aku akan ke rumah kakakku ,,", Nirmala berbohong.
"Saya ingin anter?".
"Mas tidak perlu ah ,, ,, ,, hanya cara saya sendiri", Nirmala menolak tawaran dari Eno karena dia tidak percaya pada orang itu.
"yaudah ,, tapi aku anterin ke ya lebih ramai?".
"Apa yang tidak ngerepotin?".
"tidak apa-apa yuk ,, ,,". Eno berjalan ke motornya yang diparkir agak jauh dari warung. Nirmala Eno memakai celana training sehingga pada akhirnya, vagina Nirmala tertutup juga.
Eno mendekati Nirmala naik sepeda.
"Mari ,, naik ,,".
"Mas ,, ya". Nirmala naik naik di belakang Eno mendorong motornya jauh dari toko ke tempat yang lebih ramai.
"terima ya Mas ,,", Nirmala turun dari motor.
"lo tidak menggunakan alas kaki ya begitu?".
"Ya ilang ,, ,, ,, Mas".
"oh ,, jika demikian memakai sandal saya menulis ,, ya ,,".
"ntar Mas bagaimana?".
"pernah ,, ,, tidak apa-apa memakai nyata lo aja ,, tapi tidak apa-apa jalan sendiri?".
"Mas ,, ya tidak apa-apa ,, terima kasih banyak saya sudah nyelametin Mas ,,".
"yaudah deh ya ,, ,, saya pertama kali ati-ati lo ,,". Eno yang tersisa Nirmala karena dia ada bisnis yang mendesak. Nirmala berjalan sendiri lagi, tapi kali ini dia mengenakan celana
untuk menutupi bagian bawah tubuh dan sandal untuk melindungi kakinya. Daya Nirmala Nirmala tinggal seperempat sehingga hanya mengikuti kakinya tanpa tahu arah dan tujuan. Kakinya membawa
Nirmala ke sebuah kompleks perumahan yang cukup elit. Seperti kompleks lainnya, ada pos keamanan dan portal sebelum memasuki kompleks, tapi sepertinya penjaga keamanan tidak ada.
Cerita dewasa: Nirmala masuk ke daerah kompleks dengan langkah gontai karena dia sudah sangat lemah. Baterai kosong, silakan mengisi ulang. Daya Nirmala belum benar-benar meninggalkan lagi
kali ini sehingga telah runtuh Nirmala di depan sebuah rumah besar. Dengan mata yang samar-samar, Nirmala melihat seseorang mengangkat tubuhnya. Setelah itu, Nirmala sudah tak sadarkan
diri. Ketika terjaga, Nirmala sudah di tempat tidur yang sangat lembut. Dia mengulurkan alias ngulet. Baterai penuh. Nirmala Badan telah benar-benar segar setelah tidur sehingga Nirmala
memutuskan untuk keluar dari tempat tidur. Kamar itu begitu besar, luas, dan penuh dengan barang-barang keliatannya mahal. Nirmala tidak berani menyentuh apa pun karena takut melanggar.
Nirmala berjalan ke kamar yang sangat besar. Nirmala membuka pintu dan berjalan keluar dari ruangan. Nirmala mengeksplorasi rumah yang cukup besar, mencari pemilik rumah yang mungkin
sebelumnya telah membawanya ke dalam rumah.
Tapi, meskipun dicari di mana-mana, Nirmala tidak menemukan siapa pun di rumah. Jadi, Nirmala hanya duduk di sofa di ruang tamu. Nirmala tiba-tiba mendengar pintu terbuka. Seorang ayah ke
ruang tamu.
"eh ,, Anda sudah bangun?".
"Ayah siapa?" tanya Nirmala takut.
"Dirman ,, ,, ayah nama Anda?".
"Nama saya Nirmala ,, mengapa saya di sini?".
"Kau pingsan di depan Anda ,, sehingga Anda membawa Anda ke rumah istana ,,".
"Saya minta maaf ,, ,, ayah ngerepotin".
"Mengapa Nirmala bisa pingsan anak?".
"Aku tersesat ,,".
"oh ,, jika demikian ,, anak Nirmala tinggal di sini pertama kali menulis ,,".
"Aduh ,, maap pak ,, saya tidak ingin ngerepotin ,,".
"tidak apa-apa ,, ,, pasti Anda lapar sudah lah nak ,, malem ini Nirmala tinggal di sini pertama ,,".
"tapi jika saya tinggal di sini ,, apa ayah istri baik-baik saja?".
"oh boy ,, tenang ,, istri Nirmala ayah tidak ada di sana ,,".
"oh ,, maap pak ,, saya tidak berniat ,,".
"ah ,, tidak apa-apa, anak Nirmala ,, ,, marilah kita makan ,,".
"tidak perlu Pak ,,".

author