cerita sex memperebut keperawanannya

1878 views

cerita sex memperebut keperawanannya

cerita sex Nama saya Yanto usia saya sekarang berusia 33 tahun. Kisah ini adalah kisah nyata saya yang saya alami bersama dengan anak-anak tetangga saya sekitar 10 tahun yang lalu. Pada saat saya masih kuliah dan Ayu, sebut saja begitu, masih berusia sekitar 18 tahun dan baru saja lulus dari sekolah tinggi. Ayu orang keluar dan mudah bergaul dengan siapa saja. Oleh karena itu semua orang di lingkungan tempat saya tinggal mengenalnya. Hal ini juga aktif dalam berbagai kegiatan Ayu lingkungan kita serta pemuda dan dia selalu terpilih menjadi ketua panitia dalam setiap kegiatan lingkungan kita. Sifat energik yang disukai siapa pun. Salah satu sifat lagi yang sulit dipisahkan darinya, dia tomboi, meskipun ia sering marah jika disebut begitu. Ayu sikap saya sudah seperti saudara saya sendiri. Dia sering bermain ke rumah saya untuk mengobrol dengan keluarga kami. Dan juga pada tetangga lainnya yang dia lakukan, juga. Karena begitu akrab bagi saya bahwa dia sering masuk dan keluar dari kamar saya untuk membangunkan saya dari tidur untuk membawa saya lelucon atau kadang-kadang dia juga tak segan-segan curhat saya. Sebuah kebiasaan yang selalu dilakukan sampai pada satu titik saya lupa mematikan komputer yang dikamarku setelah saya bekerja kertas untuk Studi Sosial Dasar malam. Karena dimuka komputer kelelahan aku tertidur dan aku meninggalkan komputer saya dihidupkan. Sebagai anak muda menyimpan gambar-gambar porno dari disket atau bertukar VCD porno adalah hal yang wajar antara saya dan teman-teman saya. Khawatirku rasa muncul dan saya melompat. "..Mas, Komputer tidak koq dimatiin sih ..?" Tanya Ayu saat meluncur mouse. Untungnya, dia hanya memainkan permainan solitaire. Aku membanting setengah lagi saya yang masih hidup untuk ada kasur busa di lantai. "..iya..semalem..abis Ngerjain tugas..aku ketiduran, Yu .." kataku, bermalas-malasan di kasur "ada ..iya..udah mandi ..! Dimana ada ih..udah bau ..! "bentak Ayu sambil bercanda menirukan seorang ibu yang normal membangunkan saya dengan kata-kata. "..hoahhh .. !!" Aku menguap sambil menggeliat kehidupan mengumpulkan. "..idih..baunya-Mana..udah mana ada mandi..mo mandi gak..hah?!" kata Ayu sambil merapat padaku dan memukul guling wajah saya .. "..aduh..duh..aduh .. he..he..he..aduh .. !!" aku pura-pura sakit saat ia tertawa. "..udah..sana..mandi..sana !!" Ayu tersentak sambil terus memukul-mukul ke wajahku dengan bantal Tak tahan diserang bertubi-tubi aku akhirnya menyerah dan bergegas ke kamar mandi, mengambil handuk dan pakaian. Hari itu hari Sabtu, jadi saya tidak perlu terburu-buru karena itu adalah hari libur. Ada yang aneh karena ayah dan ibu saya biasanya tidak ada di rumah sekarang. Setelah itu aku kembali ke kamarku. "Ayah saya yang ..Yu..Ibu sama di mana ..?" Aku bertanya Ayu "..lho..Mas..koq..gak tahu juga ..?" Ayu kalo bertanya "..nggak..ada apa ..?" Aku bertanya lagi .. "..Ibu pagi sama ayah Mas..tadi sudah pergi menemuinya mo Bekasi..katanya Mas Robi .." kata Ayu. Mas Robi adalah saudara saya. Anaknya juga adalak keponakan baru sakit berusia 2 tahun. Ayah dan ibu tampak keponakan yang cucu mereka juga. "..Oh .." Aku mengerti "Ayah saya memiliki ibu yang sama ..iya..nah mas Yanto nitip rumah saya .." kata Ayu "..Oh .." kata saya "..ah..oh. . neraka ah..oh..apanya ..?! "Ayu menyalak main-main. "..ah..nggak .." Kataku, mengamati wajah Ayu cerita sex tampak biasa-biasa saja. Hanya kulit putih mulus yang membuatnya terlihat cantik. Rambutnya dipotong pendek bahkan membuatnya tampak kekanak-kanakan. Tubuhnya gemuk dan padat menyiratkan bahwa itu seksi. Dalam hati saya ingin menikmati tubuhnya adalah bahwa saya rasa lebih lezat dari pelacur ikan besar sekalipun. Aku mengatur strategi bagaimana agar aku bisa menikmati tubuhnya. "..kenapa Hell, Mas ..?!" Tanya Ayu yang membuat pikiran saya langsung tersebar "..akh..nggak..eh..Ayu sudah belom sarapan ..?" Aku bertanya pengalihan "..kenapa sih..mau Ayu buatin yah ..?" Kata Ayu "..aduh menawarkan tuh baik sih .." Saya memujinya "dong..siapa pertama ..iya dong..Ayu .." dia membanggakan diri sementara meinggalkan kamarku Aku membuka gambar porno folderku The. Saya menampilkan besar-besar untuk memancing Ayu supaya melihatnya. Aku ingin tahu reaksinya. Segera panggilan.

1 (407)

"..mas Sudah tuh .." katanya. Aku meninggalkan komputer saya dalam keadaan terdisplay gambaran besar dipantau. Saya duga benar. Ayu kembali ke kamarku. Aku sengaja membiarkannya melihat gambar-gambar porno karena ia ingin tahu reaksinya. Sementara itu aku punya ruang sarapan makan. Setelah itu aku kembali ke kamarku. Saya tidak akan pernah berpikir dan saya tidak berharap Ayu ternyata membolak-balik foto-foto ada difolderku sambil melihat gambar-gambar yang lain. Aku hanya menyaksikan di pintu tanpa sepengetahuannya. Aku tidak bisa melihat wajahnya saat ia berbalik entah bagaimana terlihat di wajahnya. Perlahan aku mendekatinya untuk berbicara. "..ehm..lagi Melakukan, Yu ..?" Aku bertanya "..ehm..nggak..eh..eh..aduh..maaf..yah, Mas..eh..Ayu tidak sengaja..maaf sudah membuka membuka folder Mas .." kata Ayu. Aku melihat wajahnya merah dan berkeringat. "..ah..nggak Pa-pa..koq..itu juga membuat stres ngilangin aja .." kataku ringan "..aduh..gimana..nih.maaf baik ..mas .." kata Ayu meminta maaf padaku . Dan saya tahu bahwa Ayu malu setengah mati. "..enggak..nggak Pa-pa..koq .." kataku lagi, kali ini saya dipandu tangannya yang memegang mouse untuk lebih aktif lagi membuka gambar lain. Aku merasakan keringat dingin yang membasahi tangan Ayu. "..rileks Hanya Oke .." kataku, meniup tengkuk leher Ayu. Teknik ini untuk menghasilkan wanita kesenangan. "..emh..Mas .." Kata Ayu "..tuh lihat..ditunggingin sehingga trus deh ditubles ass .." kataku, mengomentari gambar doggy style "..ih..masak sih..Mas .. hiiy..jorok ..ih ..! "kata Ayu terkejut tangan yang membimbing tangan yang memegang mouse untuk melihat gambar selanjutnya. Kali ini gambar seorang gadis mengisap penis-ngulum besar dan panjang. "..kalo Siapa ini..serem..ah .." bisikku sambil terus meniup tengkuk lehernya. "..ih..jijik..ih..udah Ah, aja Mas..liat lain .." bisik tangan Ayu disimpan membimbing tangan yang memegang mouse ke gambar berikutnya. Kali ini gambar vagina dijilat oleh laki-laki. Ayu melebar. "Yah .. ..tuh..dijilatin..tuh..enak?!" Aku berbisik di telinganya "tidak ..ih..apa jijik tuh, Mas ..?!" Ditanyakan Ayu kagum "..nggak .. enak..koq..liat aja tuh pacarnya ke enakkan jadi .." kata saya, "..ih .." Ayu masih terlihat jijik. "..kalo Anda ingin tuh mau..Mas jilatin .." bisikku, menawarkan ".." Ayu diam "..gimana, Yu..kamu ingin nggak..enak koq .." rayuku "..engh .. nggak..ah .. "kata Ayu" banget..koq ..ih..enak..enak, Yu .. "rayuku lagi" ..Mas..nggak jijik ..? "tanya Ayu" ..nggak sayang. .malah..Mas keenakan .. "rayuku lagi" ..ih..eng .. "Ayu masih jijik. "..oke Deh..gimana balasan dimulai dengan ini dulu .." kataku, mengisap bibirnya dalam-dalam. "..emh .." Apakah suara yang saya dengar dari mulut Ayu. Aku yang berdiri di belakang kali ini mengisap bibir Ayu Ayu dalam. Berciuman Aku menunjuk ke tengkuknya sementara aku menjilati tengkuk leher putih mulus. ".emh..Mas..ohh ...." Hanya suara dari mulut Ayu membalas seranganku. Jilatanku mencium dan saya menunjuk ke dagu dan leher Ayu terus ke bawah. Tapi tetap memblokir kemeja aksiku. "..Ayu..bajunya, Mas..buka yah ..?" Bisikan rayuanku "..emh .." hanya suara yang keluar dari mulut Ayu. Saya tidak tahu apakah itu berarti ya atau tidak. Perlahan-lahan aku menariknya pakaian Ayu memberontak sama sekali. Aku terus menarik baju hingga terlepas. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan ini sambil terus membuka bra-nya. Aku menarik kancing bra ukuran 36B balasan. Saya melihat tulisan di tanda label pada bra. Ayu tubuh sekarang sudah topless dan siap aku Gempur atas. Perlahan-lahan aku papah Ayu kasur yang ada ke lantai kamar saya. Aku berbaring dan saya terus aksiku tadi. "..Ayu..mau Diterusin tidak ya .." aku bertanya. Aku takut nanti ia melaporkan kepada orangtuanya bahwa ia diperkosa.

1 (405)

"..engh..mmhh..main Pada yah..Mas..sshtt aja .." katanya dalam sebuah Ayu tampaknya terangsang telah beberapa kali dimainkan foto dengan teman-temannya pertama kali di sekolah. Jadi ia tidak lagi terkejut dengan beginian tersebut. Kali ini bibir dan lidah menjilati mengisap payudara bulat dengan puting coklat kemerahan mengangkat ke atas saya. Aku mengisap puting sementara lidahku memainkannya. menggerayangi pantatku buah padat berisi. Aku terus membuka mengenakan celana pendek. Kali ini Ayu agak bertahan. Dia tidak ingin membesarkannya pinggul celana diperosotkan begitu mudah. Sementara saya dihapus celana pendek kolorku dan T-shirt yang aku hanya pakaian saja. "..emh..jangan..mas..sshh .." Pinta Ayu dalam desahannya. "..gimana..Mas..bisa Ngejilatin itunya Ayu ..?" Aku bertanya, "..engh..jangan..mass..sshh..main pada aja .." pinta Ayu "..nggak koq..Yu .Mas Cuma. Ama mo liat jilatin itunya mengapa Anda tidak akan aja .. mas-apain deh .. "rayuku Setelah itu Ayu seperti membiarkan saya. Terbukti kali ini ia mengangkat pinggulnya sedikit sehingga celananya bisa diperosotkan. Aku akan mengambil dua sekaligus pakaian dan luar celana sehingga Ayu langsung telanjang. WOW! Sekarang tubuh yang telah saya mendambakan jelas ditampilkan di depan mata "..ih..mas..tapi mas..jangan baik .." katanya jadi saya tidak telanjang "..lho..kenapa sayang ..? " Aku bertanya "..engh..jangan..deh .." pintanya lagi dengan kedua tangan untuk mencoba untuk menutupi bagian paling pribadi "..kenapa..kamu takut ..?" Aku bertanya, "..engh..cukup deh..gini aja .. Ayu takut, Mas .." katanya dibalik napas menderu Aku tahu bahwa Ayu masih perawan dan aku tidak ingin merusaknya. Hanya ingin bermain sendiri. Aku melihat bentuk tubuh Ayu benar-benar indah. Payudara bulat dengan puting mengacung menantang coklat kemerahan. Perut putih mulus dan kencang. Bagian utama dari perut yang tercakup dalam bulu-bulu halus. Dibalik bulu itu ditemukan potongan daging merah dengan celah sempit yang menonjol sepotong kecil daging seperti kacang merah. "..Ayu..punya Anda indah..banget..sayang .." kataku sambil mendekati vaginanya dan langsung mengulumnya .. "..oufh..sshhtt..engh..emh..sshtt..ough. . "Ayu melenguh dan mendesah dengan kesenangan ketika bibirku menghisap bibir vaginanya. "..gimana Sayang Enak..kan ..?" Bisikku. "..emh..sshtt.ough..sshhtt..ough..sshhtt..ough .." Gemeresik suara yang keluar dari mulut Ayu . Saya kaki seribu klitorisnya sambil sesekali menerobos celah sempit di bawah lidah clit saya. Saya keluarkan lidah jauh ke dalam mulut saya sampai saya merasa seperti ada jalan. Saya semakin yakin bahwa Ayu benar-benar perawan. Meskipun jelas putih cair tak henti-hentinya keluar dari lidah klitorisnya basah dan bibir. Aku menjilat dan saya kemudian saya menelan hisap kenikmatan cair itu serta Aku haus. Saya juga cukup tua untuk menjilat vagina. Saat bermain di lubang mulut saya vagina saya menghapus pakaian saya. Satu-satunya kain penutup yang menutupi tubuh saya penisku. Tanpa sepengetahuannya aku berhasil melepas celana saya. Sekarang tubuhku dan tubuh Ayu sama-sama polos dan telanjang. Kali ini Ayu tetap saja yang menentukan apakah atau tidak untuk saya kontol sudah panjang dan keras untuk menerobos lubang vaginanya. Segera nafas mulutnya Ayu cepat dan meracau seperti berteriak. "..auwfh..sshtt..engh..emh..augh..enaxxx..mmasshh. .sshtt..ough .. "Jadi dia mengerang dan kali ini saya tahu bahwa Ayu sedikit lebih lama untuk mencapai orgasme. Di sini saya mengatur strategi. Aku berhenti menjilati dan kulumanku ke dalam vagina sampai Ayu Ayu hampir tak sadarkan diri. Wajahnya pecah-pecah sekarang perlahan-lahan kembali normal. Ada sedikit kekecewaan di wajah Ayu. "..Ayu..sayang..kamu Mau..kan ..?" Aku bertanya, "..Mas..engh dong .. ayo .." pintanya Ayu di tengah-tengah napas napas napas "..iya..sayang ..tapi Anda mau..nggak ..?" Tanyaku lagi "..iya deh..mas..Ayu ingin apapun yang Mas suruh..tapi .." aku melihat Ayu sebagai memohon padaku "..oke..deh ..punya..Mas..boleh dimasukkan benar .. ? "Saya bertanya," ..iya..he..eh..egh..ayo..dong .. "Ayu bertanya" ..ayo..apa .. ayo..apa..sayang .. "Aku bertanya, berpura-pura "yang akan ..Ayu sebelumnya .." pinta Ayu "tadi..yang ..yang mana ..?" tanyaku pura-pura "..engh .." Ayu diminta oleh manja sambil menjambak rambut saya dan mengarahkan saluran vagina. "Ini sayang..emgh ..yang." Aku pergi lagi jilatanku .. "..iyah ... ough..emh..yesshh..ough.emh..sshhtt..oufh ... sshhtt..oughh .." desahnya Ayu Ayu menimpali jilatanku hampir orgasme lagi dan .. "..Ayu..mas..boleh yah..masukin .." Aku bertanya dengan tongkolku batang sudah menunggu vaginanya dibibir. "..emggh .." Ayu mendesah, matanya tertutup dan siap untuk menerima tongkolku batang "..boleh..nggak sayang..emh ..?" Saya bertanya karena saya bermain tongkolku batang dibibir vaginanya "..." Ayu terdiam, tapi ia mengangkat pinggulnya dan sediki, aku segera siap mencobloskan penisku sudah keras dan liang lama ini ke dalam vagina. Tapi hanya sedikit mendorong penisku seperti tergelincir sehingga terus menerus sampai ... "..augh..sshhtt .." Ayu mengerang "..dikit..lagi.yah..sayang..enaxx..koq .." rayuku " .. augh..pelan-pelan..mas..aduh..sshhakit .. "erang Ayu Aku melihat sedikit air mata di matanya aku dorong penisku perlahan-lahan sampai" ..SLEB..SLEB .. BLESSS !!! "saya kontol berhasil menghilang ke Ayu saat vaginanya aku diamkan penisku di dalam vagina Ayu. Aku biarkan otot-otot vagina sehingga terbiasa Ayu pertama dengan penisku yang hanya memecahkan lubang vaginanya. Batang penis yang belum pernah menembus vagina Ayu kini mengerang. "..sshhtt..auh..sshhtt..sakit..Mas." Aku melihat sedikit air mata di mata Ayu. "..iya..sayang..aku Tahu..sebentar koq..yah lebih enak .." kataku, mengisap bibirnya kemudian aku liukkan pinggul perlahan bermain penisku di vagina Ayu. Ayu yang mengerang kesakitan saat mendesah dengan kesenangan. "..oufh..sshhtt..engh..emh..sshtt..ough .." Jadi rintihan dari Ayu menemani liukan dan terjangan penisku "..ouh..Yu..kamu enaxx..banget. .Yu. .egh .. "Aku memujinya. Aku mengatur posisi tubuh kita. Ayu kaki dipinggulku Aku membungkus kaki saya menyeberang dan penisku sehingga benar-benar dalam posisi diliang nyaman Ayu vaginanya. Permainan berlanjut sampai dua puluh menit kemudian. "..ough..eghh..ough..ough..egh..emh..sshhtt..ough ... Shhtt..ouggh..sshtt..ough .." Ayu mendesah kenikmatan mulut-bernapas saat ia mengoceh ". .massshhtt..augh..enaxxx..banget..mmhh ... sshhtt..oughh ... sshhtt..ough..shhtt..ough .." tangan Ayu erat memeluk punggungku sementara mencengkeram kakinya erat di pinggang saya. Ayu segera orgasme. "..tenang..sayang..aku Juga lagi..koq sebentar .." kataku, mempercepat pinggul liukkan dan akhirnya .. "..augh..augh..aarghh..emh..emh..ouh .. "Ayu mengerang panjang dan diakhiri dengan desahan-desahan lambat. Aku merasakan otot-otot divaginanya berdenyut seperti menyedot penisku. Diperlakukan begitu, jadi penisku berdenyut-denyut akan keluar dan kemudian tak lama setelah itu. "..Oooh..Ayuu..enaxx .." Kataku, diikuti dengan pancaran cairan menembak dirahimnya kesenangan saya. "CROT..CROT..CROTT ..!" Penisku menyemprotkan air mani dengan kesenangan. Saya merasa ayam pulsa-berdenyut dibatang menghancurkan.

1 (406)

Setelah itu kami berpagutan bibir sambil menikmati sisa-sisa kenikmatan orgasme yang kita rasakan. Ayu perlahan melonggarkan cengkeramannya dan kembali santai. "..makasih Benar-benar baik, Yu..kamu ingin ini padaku .." kataku, mengelus rambutnya "..he-eh..makasih terlalu baik, Mas..Ayu kerugian tidak sia-sia keperawanan jika ini baik .. "Ayu mengatakan bahwa takut" ..so Anda tidak nyesel ..? " Aku bertanya, "..nggak..eh..malah..Ayu jadi ingin dan ingin terus sama..Mas beginian .." katanya terus terang ".. eh..bagus deh .." kataku sambil menariknya ke pangkuan saya dan kami berciuman lagi. Kemudian, setelah cukup terangsang aku dan dia kembali berhubungan seks dalam berbagai posisi. Hari itu tidak kurang dari empat kali kami memiliki hubungan dikamar sampai siang kami berdua kelelahan dan tertidur. Pada sore hari setelah bangun dari tidur kami mandi bersama-sama dan masih melakukannya di kamar mandi. Setelah kejadian itu saya dan Ayu masih melakukannya jika ada kesempatan hingga setahun kemudian. Ayu pindah ke daerah untuk kuliah. Sampai sekarang saya tidak tahu bagaimana dia melakukannya sekarang.

author