Cerita sex mbak tiyah sangat menggoda sekali

12339 views

Pada awalnya saya pikir seks dengan wanita adalah sesuatu yang biasa-biasa saja, atau ekstasi sama seperti waktu kita masturbasi di kamar mandi ketika kita lagi butuh kepuasan, pada saat itu pendapat saya. Kebiasaan masturbasi atau kata "nyoli" dimulai pada saat saya berusia 17 tahun ketika saya duduk di kelas tiga SM P. Hal ini telah menjadi kebiasaan setelah sekolah aku harus pergi ke sawah untuk menemukan sekantong rumput makanan dua laki-laki kambing sementara masih kampung, sekarang aku tinggal di Jakarta dengan budeku, Memang, orang tua saya adalah petani yang kurang berhasil.

Karena memukul utang yang tidak pernah lunas akhirnya perliharaanya hewan tersisa dua ekor lagi. Teman setia adalah wawan, hanya di depan rumah saya hanya dibatasi jalan kecil yang menghubungkan danau kesebuah rumah di antara kita. Itu di sore hari, aku bergegas berubah setelah setiap makan malam setelah sekolah dan kemudian saya mengambil sabit terselip dinding dapur saya terbuat dari anyaman bambu, dan jangan lupa aku menarik tas yang tergeletak di bawah meja, maka saya meletakkan kedua dari mereka di belakang sadel sepeda sementara favorit saya makan pisang aku bergegas pulang wawan batu asah untuk mempertajam sabitku meminjam begitu mudah memotong rumput, sampai setelah saya memasuki pintu depan rumahnya dan kemudian memanggilnya "wan .." iya wawan ..jawab ruangan. "Asahnya meminjam dong wan", sementara kemudian pergi "balik ko, di kamar mandi, ambil aja, saya lagi berpakaian" jawab wawan dari kamar. "Velocity wan..udah sore ya .." aku memohon ke wawan.

1 (295)

Saya kemudian kedapur karena kamar mandi luar, di belakang rumah. Kamar mandi dikampungku umumnya hanya terbuat dari terpal yang diikat di tiang diempat terjebak di tanah, dan bahkan kemudian hanya sepatas pinggul, pendek. Sovereign, ketika kita mandi sehingga harus duduk sehingga tidak terlihat. Pintu kamar mandi hanya ditutupi dengan handuk, simbol yang menunjukkan jika di kamar mandi ada mandi. Aku membuka pintu dapur yang mengarah keluar - ke kamar mandi, kamar mandi di lingkar pohon pisang dan rambutan menjadi kurang jelas apakah terlihat dari pintu dapur dari wawan rumah. Setelah beberapa langkah menuju kamar mandi mandi byur..suara orang betapa terkejutnya ketika aku melihat ke arah kamar mandi, saya pikir tidak ada orang di kamar mandi karena tidak ada handuk menggantung dipintunya. Apa spektakuler pemandangan saat itu, bagaimana tidak ya tiyah saudara wawan yang kelas 3 SMA 1 di desa saya itu keren untuk mandi tanpa sehelang benang yang indah yang menutupi tubuhnya. Di bawah kuncuran air bertempat di sebuah kotak persegi panjang yang terbuat dari semen yang dapat menggantung di kamar mandi ia membersihkan pantat keren dan pinggang ramping, karena ia berpaling kepada saya dia tidak tahu keberadaan saya melihat tertengun dari kaki lalu naik kepahanya halus, bulu lembut putih tertutup lutut atas gempal, aku tidak tahan mata saya kemudian naik ke pantat luar biasa padat dan berisi pantat akhir menonjol bergoyang? Mbak tiyah mengoyangkan menggeleng ketika ia keramasi.

Dia berbalik, aku bersembunyi dilebatnya pohon pisang semetara aku melihat payudaranya membengkak di atas menjuntai indah dan sekal ke sana kemari seperti balon diisi dengan air, ujung bawah payudara ada sedikit warna coklat muda daging agak menonjol dan gee ..! ! tatapan turun ke bawah perutnya, tombol ramping dan perut sekali indah dan bersih ..apa itu .. sela-sela kedua paha tonjolan daging sisi sebelah panggkal bulu ditumbuhi? fuzz hampir lubang pusarnya. Aku tetap di belakang pohon pisang sementara mataku tak lepas dari pandangan ke arah kamar mandi. Saya menikmati pemandangan sampai Mbak tiyah mandi selesai, saya baru-baru mengambil batu asah dan kemudian mengundang wawan pergi ke sawah untuk mencari rumput.

Malam berikutnya pikiran saya tidak bisa tenang, selalu digambarkan dengan busungan kedua payudara dan bulu-bulu halus diselangkangan tiyah Mbak, sambil berbaring dikamar yang telah mencoba untuk menutup mata saya mengunci masih menjulang, akhirnya pikiran saya tidak bisa tenang jari perlahan kumasukan dari tangan kananku belakang sarung tangan, kemudian turun antara paha saya dan kedua kususupkan panggkal berlawanan pakaian merek Sony yang memakai, saya memegang bulu selangkangan dipangkal, meskipun baru tumbuh sedikit namun terasa kasar menarik perlahan-lahan menarik rambut yang tumbuh di sekitar pangkal penis, ayam kaku beberapa urat terasa menonjol tepi batang kemaluanku, aku menarik tanganku dan kemudian meludah di permukaan tangan berlawanan dan sarung kumasukan kembali sementara aku melepas celana saya punya tapi masih tertangkap mata kaki saya.

Ku urut perlahan sambil kuremas-meremas penisku, semakin lama terasa lezat. Tapi hanya beberapa urutan genggaman tangan pada penis mulai menyeret dan panas karena air liur mengering. Di samping tempat tidur saya di atas meja ada sebotol lotion handbody yang studi selalu memakai setelah mandi, ambil tanganku dan aku menuangkan di permukaan, gosok batang saya di selangkangan saya setelah genggam sementara posisi tubuh kuberbalik kemudian dan sekarang aku tengkurap sambil memegang kemaluanyang batang terus berkembang seperti yang saya menutup mata saya? jika saya terjepit tiyah Mbak, menekan pantat perlahan sangat teratur atas dan ke bawah, aku membiarkan tanganku terjebak di kasur sambil menahan penisku.

Napasku mulai napas lebih cepat aku meremas gerakan saya? Remas batang pangkal paha selangkangan bayangkan jika terjepit di antara selangkangan Mbak tiyah berbulu merasa lebih dan lebih "nikmat oughh .. Mbak tiyah .. enaakk .." Aku menarik napas sesuatu yang terasa lebih dekat kelubang pemasangan ayam dan akhirnya "oughh .. croott .. .. enakk Mbak Crott tiyahh .. "segumpal cairan kuning-kecoklatan sedikit kental mengalir keluar dari ujung penisku, aku terpuruk, kubalikkan tubuhku sekarang aku terlentang keringat di sekitar dada dan wajah, perlahan-lahan? perlahan urut ku menuju batang kemaluanku aku menekan pada sisanya? busa sisa kenikmatan yang masih tersisa, mungkin aku lelah karena kegiatan yang saya ulangi sampai tiga kali malam itu sampai-sampai habis..akhirnya saya lotionku handbody tertidur ..

Tepatnya malam 17 Agustustus 1995 wawan datang ke rumah saya, lalu mengundang saya ke rumahnya untuk bermain tujuannya untuk menyelesaikan pekerjaan rumah dari guru Bu Inggris, adalah mata pelajaran favorit saya di sekolah bahasa Inggris. Tiba di rumahnya di ruang tamu aku melihat Suster tiyah sedang tidur terlentang sambil menonton TV, "Ibu kok sendiri, sama Mr. Ibu di mana ?? aku bertanya sambil melirik payudaranya berdiri di belakang ungu t-shirt sangat benar-benar dipatuhi tubuhnya dan menunjukkan tombol lubang perutnya. "Ko saudara kembali ke rumah, ada pernikahan di Jakarta," katanya "tidak ada pekerjaan rumah malem ini ko?", tanyanya "ya ya, PR bahasa Inggris, akan ya ?? bantuin, saya pancing dia. "Tidak ah, film yang bagus kemudian menulis ko, mencobanya nanti jika ya tidak bisa bantuin deh" Mbak tiyah menjawab, "ya deh ya, permisi kekamar wawan tidak pandai wawan sudah menunggu" kataku, tapi aku masih ingin untuk berbicara dengan dia, dikamar aku sibuk menyelesaikan pe? Er dimeja belajar wawan sementara wawan bahkan membaca majalah di tempat tidur yang terbuat dari papan tapi ada kasur di atas busa, PR kali ini benar-benar membuat kepala saya pusing, akhirnya setelah 11 baru PR dapatku finish, karena asiknya membuka dan menutup kamus yang saya lupa wawan, saya melihat ke arah tempat tidur saya melihat dia tertidur. Aku menutup kamus dan meja diluruskan wawan.

Kuselimuti dia, ahh saya lebih baik akan menemukan kedapur makanan wawan pikir karena rumah sudah seperti saya sendiri, ketika saya melewati ruang tamu aku melihat Suster tiyah masih tidur telentang di depan TV, hanya sekarang ia telah berganti pakaian longgar baju bunga bermotif. "Mbak tidak tidur", aku bertanya, "belum ko, menjalankan film yang bagus, sudah beres pe-ernya?" Mbak tiyah bertanya kembali saat ia duduk di samping saya, tapi saya menghadapi TV sementara ia masih tertidur. "Di mana wawan?" Tanya Suster tiyah "sudah tidur dari Miss sebelumnya, mungkin lelah?" Jawab saya. "Ko bilang kau ngurut pintar wawan kepala ya?", Sambil menekan kepalanya sebagai tiyah Mbak? jika mereka pusing, atau memang sakit kepala saya tidak tahu pada waktu itu. "Mbak silakan pijitan kepala ko" katanya "bisa Anda sedikit sis, kenapa?, Ya kepala nyeri, yang sebelah mana yang sakit Mbak" Aku memegang kepalanya saat ia mulai tepat di atas dahinya, menekan slowly- perlahan.

1 (294)

Tapi mata saya tetap ke arah TV, tapi sumpah tidak tahu pikiran saya mulai porno, sementara di belakang celana hawaiku, penisku tidak bisa berkompromi diperketat lanjut. Aku terus memijat di sekitar dahi tiyah Mbak, aku melirik ternyata matanya tertutup mungkin menikmati pijitan tangan. "Tasty ko, Anda mijatnya pintar" kata Suster tiyah. Aku hanya tersenyum. "Sudah Ko, pinggang pijitin Mbak ya" tanpa menunggu persetujuan dari saya maka dia terbalik sendiri. "Sisi ini ko" Mbak tiyah memegang pinggangnya jelas di mana saya harus memijat. Aku terus pigangnya, saya semacam mulai dari atas ke bawah sementara aku tekan perlahan permukaan pigangnya tetapi hanya lebih pinggul sedikit dari itu, aku takut untuk mengatakan kurang ajar. Tapi beberapa kali tangan tertangkap baju tidurnya. "Sulit ya ko, Anda ngurutnya, sebentar membiarkan rekan Mbak mengangkat ke atas" Mbak tiyah memegang akhir nya menutupi punggungnya hingga pinggulnya dan kemudian dia menarik ke tali bra Anda, tetapi Ms tiyah masih dalam posisi rawan. Dia meletakkan tangan kirinya di punggungnya.

Aku benar-benar terpesona oleh permukaan kulit pinggul lusa kamarin Mbak tiyah yang hanya mampu melihat dari jauh sekarang di depan mata saya, saya bisa menyentuh dan saya sentuh. Suara "Velocity ko" Mbak tiyah mengejutkanku. "Ya Bu" Aku tergagap, saya mencoba untuk tetap wajar mungkin pikiran ku tekan pornoku setelah semua dan Ms tiyah menit aku terdiam sementara aku hanya sesekali memijat dan Ms tiyah mengeluh menahan tekanan tangan saya, saya mencoba untuk membuka pembicaraan "kulit Mbak ya putih" pujiku tapi aku masih semacam pinggang Mbak tiyah perlahan. Pijatanku kuarahkan kuberanikan pertama akan berlangsung gundukan daging memijat pantatnya, rasanya padat dan kenyal dan saya meraih dengan kedua tangan meremas-meremas-remas, aku hampir tidak bisa menarik sendiri tampaknya Mbak tiyaHPun menikmati pijat-pijatanku, mendesah napas Mbak tiyah lebih jelas mendengar irama sebagai pagi hari setelah berjalan.

Tiba-tiba Mbak tiyah sekarang dia berbalik. Saya terkejut, aku..pikirku mati aku akan bersumpah demi Ms tiyah pada saya lakukan kurang ajar. Tapi aneh Mbak tiyah benar-benar tersenyum melihat. Ibu tiyah bangun, aku melihat matanya berkaca-kaca dan mulutnya setengah terbuka dan basah sangat menggoda. "Di sini tangan ko" Mbak tiyah mengambil kedua tangan saya, saya tidak mengatakan apapun yang saya suka terhipnotis hanya desah napas yang semakin tidak teratur. Dia menempatkan kedua tangan di dadanya, ia menuntun tangan saya untuk memeras kedua payudara di balik pakaiannya. Aku tidak tahan saya mengangkat akhir dan kemudian aku berdiri dan menarik ke atas di atas kepalanya sampai nya terlepas dari tubuhnya, aku duduk lagi di depannya aku memeluknya, aku memegang tali bra ungu menghubungkan punggungnya, menarik paksa, "aduhh, perlahan ko sakit" ketika tali bra paksa dipisahkan.

Payudara kini mencuat, indah saya membengkak perlahan memahami dan meremas meremas-remas, "aughh..geli..enak..ko, auhghh perlahan ko .." Mbak tiyah lengan memegang pegangan semakin kecang, mata Bu kadang tiyah membuka kadang-kadang ditutup. Saya memegang bagian bawah payudaranya dan kemudian saya mengangkat mulutku mendapat puting kuarahkan Mbak tiyah kiri, kemudian kemulutku saya kumasukan menggigit perlahan, "auhghh..enakk..ko..geli..ko, terus teruss enakk koo", Mbak tiyah kepala pelukan, ia menarik rambut saya sementara tangan kanannya dan kemudian membuka kancing celana saya ke celana saya pergi di dan..auhh..ia terus berlawanan dari batang kemaluanku yang telah diperketat. Dia tarik ke bawah celana hawaiku up terlepas, saya tidak akan tinggal diam menahan celana saya ditarik ke tempat tidur Mbak tiyah terpelorot ke bawah.

Aku berbaring di atas bantal Mbak tiyah ungu maka saya mengangkat kepalanya dan menyelipkan bantal di bawah kepalanya. Tubuhku menyelinap di bawah pagar sementara sekarang Mbak tiyah posisi di atas pahanya sementara mengapit pinggang, yang saya lebih tubuh turun. Aku menyentuh bagian penting Mbak tiyah kemudian membelai rambut? rambut halus di sekitar lubang dan kemudian dengan lembut mencium sifatnya Aku menggigit sepotong daging mencuat dari biji sirsak merah, Mbak tiyah pintar merintih..uaghh..kamu koo .. sedangkan kedua paha mengapit menahan kepala saya bercampur nikmat geli, saya merasa bahwa sekarang ada liang dipangkal Mbak tiyah semakin mengeluarkan cairan yang memenuhi lubang kemaluanya.

Posisi saya sekarang berubah perlahan-lahan aku duduk di depan selangkangan terus saya tiyah Mbak Mbak tiyah saya meletakkan kakinya di atas lutut, sekarang bagian terlihat jelas dari kanal di depan Mbak kemaluan tiyah berpisah didalamnyapun semakin jelas bagi saya karena paparan cahaya pusat ruang, jari tengah perlahan-lahan kumasukan ke dalam lubang kemaluan Mbak baru tiyah kira? Saya kira salah satu cm putar? putar jari tengah kanan saya di Bu kemaluan tiyah menonjol di atas daging di dalam liang. "Aughh..truss..ko..enak sekali..koo"
Ibu tiyah merengek semetara tangan berputar kesana kemari meraih apa yang bisa ia pegang, saya melihat ya tiyah ada menggeliat seperti cacing kepanasan? sini. Dia mencoba untuk meraih batang kemaluanku. "Jokoo masukkan Anda ko" suara Mbak tiyah serak akibat nafsu tekanan meningkat. Saya ayam sel induk yang telah diperketat di sisi terakhir sebelum peregangan paha kiri tiyah Mbak, Mbak alat kelamin liang terlihat jelas tiyah semakin menganga, kamaluanku batang lebih dekat dengan lubang selangkangan Mbak tiyah lalu kuarahkan tepat di tengah dan bluuss .. "aauu..sakit koo tidak kuat? nekannya kuat," teriak Mbak tiyah.

1 (293)
"Enaakk ya, ya tiyah aughh memiliki enakk .. saya diabaikan lagi teriakan tiyah Mbak. Awalnya lubang kemaluan Mbak tiyah terasa serat tapi lama? Cairan bertahap hangat mengalir mengalir keluar dari rahim tiyah Mbak, sampai sekarang penisku bisa lancar keluar ke dalam lubang yang kenikmatan.
Kuat Cepat..koo..tekan telah keluar .. erangan Mbak Mbak tiyah-jadi..sementara semakin menjadi semakin merangkul dipunggungku kecang auhghh Cepatt nusukk koo kuat .. "erang Mbak tiyah ..". "Saya ingin aughh..mbak keluaarr telah ..enaakk..enaakk..mbakk, .. saya..sayang..mbak..auhg hh..mbak kerluarr..enakk..enakk..mbak .." Aku menggigit payudara saya Ms. tiyah, maka saya lipo-suction puting Mbak meningkat tiyah..ada sesuatu yang mendekati .. "enaakk koo koo truss sayang Suster joko juga .." dan akhirnya tumpah selama crott..crott..air perut maniku tiyah Mbak .. Aku merosot bibirku lembut menampar ya tiyah..mbak tiyah hanya diam dan tersenyum..puas bahkan terganggu matanya aku melihat ada air mata.

Aku melirik jam dinding ternyata tengah malam telah berlalu, aku memakai celana saya kembali, sementara Ms tiyah habis memperbaiki pakaian dan rambut yang acak-acakan dan menuju makar mandi. Saya langkah kaki ke dalam ruangan dan aku tidur di samping teman wawan terbaik saya.

Sebulan setelah insiden Ms tiyah sekolah pascasarjana dan kemudian atas saran dari orang tuanya ia melanjutkan studinya di Yogyakarta. Cinta ya ku buat tiyah indah jika telah membaca cerita ini saya harap Anda masih mencintaiku "melati" mu.

Recent search terms:

  • cerita ngentot di sawah
  • cerita ngentot stw
  • cerita ngewe stw
  • cerita seks di sawah
  • Cerita ngentot janda desa
  • cerita ngentot janda tua
  • Cerita ngewe di sawah
  • Ngentot janda stw
  • cerita ngentot janda kampung
  • Ngentot janda desa
author